Category Archives: Opini

Tips Penting Untuk Penghuni Apartemen

Selama ini kalau kita bicara Apartemen, kesan pertama orang pasti seputar “hidup mewah”, “orang kaya”, “hidup nyaman” dan hal-hal menyenangkan lainnya. Padahal realitanya, tidak selalu seperti itu. Saya adalah salah seorang pemilik sebuah unit di Apartemen Green Pramuka, sebelumnya juga saya sudah menulis tentang permasalahan apartemen green pramuka namun melalui tulisan ini, saya tidak berbicara tentang Apartemen Green Pramuka, tapi Apartemen secara umum. Saya hanya ingin berbagi pengalaman kepada teman-teman, terutama yang sudah menghuni atau mungkin sedang berencana membeli unit di sebuah apartemen dalam waktu dekat.

Meski sudah lama tinggal di apartemen, saya yakin banyak yang tidak paham  mengenai hak-hak apa saja sih yang seharusnya dimiliki oleh para pemilik dan penghuni. Kebanyakan hanya ikut aturan pengelola meski dalam hatinya pasti bertanya-tanya, apakah memang benar peraturannya harus seperti ini. Wajar, kebanyakan orang pilih tinggal di apartemen karena nggak mau ribet, maunya bayar dan terima beres.

Namun sebagai pemilik dan penghuni apartemen, ada beberapa hal yang harus kita pahami dan perhatikan, karena ini menyangkut hak dan kewajiban kita sebagai pemilik dan penghuni, yaitu: Continue reading

Jangan Mau Kalah Sama Bank, Jadi Nasabah Itu Harus Opportunis!

opportunist

Mungkin lo akan berpikir, mana bisa kaya gitu? Nasabah kan sejatinya akan selalu jadi tempat meraup keuntungan bagi bank. Well, ngga salah sih kalau lo berpikiran kaya gitu, tapi apa kita sebagai nasabah ngga bisa melakukan hal yang sama? Jawaban gua, BISA BANGET.

Pada dasarnya, menjadi nasabah yang “maunya untung” adalah sebuah pilihan. Kok pilihan? Ya karena tergantung bank seperti apa yang lo pilih. Lo bisa memilih antara mau pakai pil KB atau spiral bank yang sekedar “banyak orang pakai”, atau bank yang memang lo tahu betul punya produk yang bisa memberikan lo bentuk tubuh yang ideal benefit terhadap kebutuhan lo semaksimal mungkin. Jadi tentukan dulu apa kebutuhannya, baru cari bank yang benefitnya sesuai dengan kebutuhan kita. Kalo gua pribadi, setelah gua listing, kebutuhan gua adalah CINTA YANG TULUS sbb: Continue reading

Apartemen Green Pramuka City dan Segala Permasalahannya

 

Penghuni Green Pramuka Tolak Bayar Pungutan Liar

Sejumlah Penghuni Green Pramuka City yang merasa kecewa, menuntut sertifikat dan menolak bayar biaya-biaya yang mirip “pungutan liar”.

Waspadalah sebelum membeli Apartemen Green Pramuka City. Ya, saya hanya ingin Anda waspada, bukan melarang Anda beli. Mohon jangan salah paham. Tulisan ini hanya bermaksud menceritakan pengalaman Saya tinggal di Apartemen Green Pramuka City, tanpa bermaksud ingin menghina atau menuduh pihak manapun. Semua yang saya sampaikan di sini adalah fakta dengan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sekitar 2 tahun yang lalu (09 Feb 2013), saya membeli sebuah unit di apartemen green pramuka city, jakarta pusat. Yang menarik saat itu adalah, di brosur dan websitenya tertulis bahwa nantinya apartemen ini akan berkonsep green living, dimana 80 persennya adalah halaman terbuka. Wow, menarik bukan? Ternyata saya harus menelan rasa kecewa, karena saat ini, apartemen green pramuka city sedang membangun 17 tower di atas lahan tersebut. Jadi, ke mana nanti perginya 80% area terbuka alias green living yang mereka janjikan seluas puluhan hektar tersebut? Entahlah, ini Kekecewaan pertama yang saya rasakan. Mimpi saya tinggal di apartemen yang punya halaman hijau 10 Ha, harus saya kubur dalam-dalam.

Continue reading

Dokter Bertafakur: Ini Bukan Aksi Religius.

Image: http://health.liputan6.com/read/756910/demo-dokter-rabu-27-november-akan-tafakur-dan-berdiam-diri

Image: http://health.liputan6.com/read/756910/demo-dokter-rabu-27-november-akan-tafakur-dan-berdiam-diri

Sebelum membaca, perlu gua sampaikan, bahwa ini hanyalah sebatas opini pribadi gua, jadi besar kemungkinan bisa salah. So, buat yang udah pasang muka ngajak berantem di depan komputer/hape, please.. senyum dulu doong :*

Jadi gini.. hari ini ramai diberitakan bahwa para dokter sedang melakukan aksi yang mereka sebut mogok tafakur, alias berdiam diri di kediaman masing-masing dan meninggalkan ruang prakteknya, sebagai bentuk solidaritas terhadap dr Dewa Ayu Sasiary Prawarni Sp OG dan dr Hendy Simanjuntak Sp OG yang akhirnya harus dipenjara selama 10 bulan karena didakwa melakukan malpraktik terhadap pasien Siska Makelty hingga meninggal dunia. Untuk lebih detailnya lo bisa googling lah, banyak kok.

Ada beberapa poin yang menurut gua cukup menarik untuk dibahas, baik dari segi hukum, medis dan komunikasi. Gua akan lebih menitikberatkan pada sudut pandang yang terakhir(komunikasi), karena kebetulan secara profesi, gua sebagai pekerja di digital media consultant, lebih banyak ‘dekat’ dengan hal ini ketimbang dari sisi hukum dan medis. Continue reading